Pola makan sehat ternyata sangat penting bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, termasuk mengetahui makanan mana yang perlu dihindari. Untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat ternyata tak begitu sulit. Apa saja langkah-langkah mudahnya?
Untuk memperoleh tubuh yang ideal ternyata sangat berkaitan erat dengan pola makan Anda sehari-hari. Dengan mengkonsumsi makanan sehat ternyata akan lebih mudah menurunkan berat badan dibanding melakukan diet ketat. Namun Anda juga harus mengetahui makanan-makanan apa saja yang sebaiknya dihindari atau dikurangi konsumsinya.
Berikut beberapa makanan yang sebaiknya Anda hindari atau kurangi konsumsinya:
1. Kurangi Konsumsi Keju.
Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa kita harus mengurangi konsumsi keju? Keju memang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan sebaiknya mengurangi konsumsi keju dengan mengkonsumsinya tidak lebih dari 60 gram keju dalam seminggu.
Setiap 30 gram keju mengandung 4-7 gram dari lemak jenuh. Bayangkan jika Anda mengkonsumsinya setiap hari, berapa banyak lemak jenuh yang masuk ke dalam tubuh? Terkadang kita memang tidak menyadari banyaknya keju yang masuk ke dalam tubuh karena keju biasa terdapat pada sandwich, burger, salad, pizza, dll yang biasa kita konsumsi setiap hari. Oleh karena memesan burger atau sandwich tanpa keju bisa jadi solusi yang baik.
2. Ganti Soft Drink dengan Jus Jeruk atau Susu Skim.
Pada tahun 1976, soft drinks menjadi minuman yang sangat populer di Amerika dan kemudian menyebar hingga ke seluruh dunia. Dalam sekaleng soda ternyata tidak memiliki kalori, melainkan banyak pemanis buatan. Setiap 12 ons minuman soda terdapat sekitar 10 sendok teh gula, 160 kalori-tidak ada yang lain. Dibandingkan dengan susu yang dapat membantu mencegah osteoporosis, atau jus yang dapat membantu pencegahan kanker. Dalam sekaleng soda terdapat 180 kalori yang berupa permen cair.
Jika Anda ingin mengurangi kalori, minumlah jus buah yang tentunya dari buah asli dengan sesedikit mungkin tambahan gula dan Skim milk sebagai pengganti soft drink. Jika Anda benar-benar peduli dengan kesehatan dan tubuh Anda rasanya hal tersebut bukan hal yang sulit.
3. Kurangi Konsumsi Sodium.
Dengan mengurangi konsumsi sodium sekitar 4.000mg per hari bisa mengurangi rata-rata tekanan darah sekitar 2 poin. Hal tersebut cukup untuk menyelamatkan kurang lebih 10.000 manusia dari serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu cukup kurangi konsumsi sodium yang kadang tak terlihat seperti pada french fries, sandwich, potato chips, cereal, dan roti.
4. Makanlah Gandum Sedikitnya 3 kali Sehari.
Dengan mengkonsumsi gandum, Anda akan lebih banyak mendapatkan serat, vitamin E, vitamin B-6, magnesium, zinc, potassium, dll. Keuntungan lainnya adalah berkurangnya resiko terkena penyakit seperti diabetes, kanker, dan tentunya memperlancar pencernaan.
Untuk mengkonsumsinya cukup dengan menikmati satu lembar roti gandum setiap hari untuk menu sarapan. Bisa juga dalam bentuk whole-wheat pasta, whole-grain crackers, atau oatmeal secara bergantian setiap harinya.
5. Konsumsi Lebih Banyak Sayuran dan Buah.
Penyakit jantung, stroke, kebutaan, kanker, dll bersumber dari kurangnya mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Oleh karena itu ubah pola kebiasaan Anda dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Misalkan saja dengan membuat salad untuk disisipkan pada makanan utama.
Nah, siap untuk mengolah pola makan Anda untuk tubuh yang lebih sehat dan ideal?
disadur dari : www.detik.com
Tempat Mencari dan Mendapatkan Artikel-artikel yang Anda Butuhkan
Translator
Advertise
Recent Comments
Tuesday, April 13, 2010
5 Langkah Mudah Ubah Pola Makan
9 Tips Agar Tidur Lebih Nyenyak
“Tidur nyenyak adalah dasar yang kuat untuk kesehatan mental dan fisik,” kata David Simon, MD, Direktur Medis The Chopra Center di Carlsbad, California, AS. Sel-sel tubuh kita membutuhkan istirahat untuk berfungsi optimal. Sayangnya, jutaan orang menderita insomnia sehingga kelelahan, kurang awas mental, dan lemah secara fisik. Untuk menikmati tidur nyenyak, ikuti tip ini:
1. Jangan makan malam terlalu kenyang
Usahakan makan malam di bawah pukul 19.00 sehingga Anda tidak tidur dalam keadaan perut penuh.
2. Kurangi kegiatan yang menyita mental setelah pukul 20.30
3. Matikan lampu mulai pukul 22.30
Jika belum terbiasa tidur pada jam ini, majukan waktu tidur setengah jam lebih awal setiap minggu sampai akhirnya Anda biasa tidur pukul 22.30
4. Mandi air panas sejam sebelum tidur
Teteskan minyak esensial lavender, vanila, atau cendana ke dalam air mandi untuk membuat Anda lebih rileks. Redupkan lampu dan pasang terapi aroma. Jika memungkinkan, dengarkan musik yang lembut dan menenangkan.
5. Minum air hangat
Bisa berupa susu atau teh chamomile.
6. Menulis buku harian
Sesaat sebelum tidur, download isi pikiran Anda yang begitu aktif ke dalam buku harian, sehingga kepala Anda tidak terlalu penuh lagi.
7. Baca buku
Jangan pilih novel dramatis atau bacaan yang membutuhkan pemikiran. Pilih buku yang memberi inspirasi.
8. Rasakan tubuh Anda
Ketika sudah berbaring di tempat tidur, tutup mata dan rasakan tubuh Anda. Dengan cara itu, Anda membawa perhatian ke tubuh. Jika ada ketegangan di bagian tubuh tertentu, bawa rileks daerah itu.
9. Perhatikan napas sampai tertidur
Tindakan ini bisa membantu, mengingat Anda masih berbaring di tempat tidur. Diam-diam amatilah napas. Saat itu aktivitas metabolisme berada dalam keadaan lambat, sama seperti ketika kita tidur nyenyak.
Disadur dari : www.dechacare.com
Mencegah dan Mengatasi Cacingan
Ternyata penyakit cacingan ini sangat mudah menular dari satu orang ke orang lain. Untuk mencegah cacingan, kita perlu mengetahui penyebab timbulnya penyakit cacingan.
Penularan cacingan dapat melalui makanan kotor yang tercemar oleh larva cacing. Cacingan juga dapat menyebar melalui lantai atau tanah yang tercemar, terutama oleh kotoran manusia. Cacing masuk melalui pori-pori kulit, lewat kaki yang tidak menggunakan alas kaki dan menginjak larva atau telur cacing. Kemudian masuk ke pembuluh darah vena, menuju ke paru-paru. Cacing menggigit dinding usus, bertelur dan hidup di usus, dan ikut makan makanan yang sudah dicerna di dalam usus. Akibatnya nurtrisi yang mestinya dibutuhkan tubuh dihabiskan oleh cacing, maka anak menjadi kekurangan gizi, kekurangan daya tahan, kekurangan protein, kehilangan berat badan dan tentu saja mudah terkena penyakit.
Ciri dari anak yang terkena cacingan diantaranya perut buncit, gatal-gatal disekitar anus, cacing dalam kotoran, anemia atau kurang darah, penyumbatan usus, kalau sudah terlalu lama badan menjadi kurus.
Tips untuk mencegah timbulnya cacingan adalah :
1. Jaga kebersihan diri sendiri, terutama kuku dan tangan. Selalu cici tangan sebelum makan.
2. Selalu jaga kebersihan lingkungan.
3. Jaga kebersihan makanan, jika memang harus membeli makanan, pastikan bahwa makanan yang kita beli bersih dalam pengolahan dan penyajian makanan.
4. Saat anak bermain, selalu menggunakan alas kaki seperti sepatu atau sandal. Hal ini untuk mengurangi kontak langsung dengan telor cacing.
5. Cuci kaki dengan sabun setelah bermain di tempat yang kotor.
6. Minum obat cacing secara teratur, misalnya tiga atau enam bulan sekali sesuai dengan resep dokter.
Disadur dari : www.dechacare.com
Tahukah anda : Printer dapat Membahayakan Jantung
Menurut periset di Australia, printer dapat membahayakan jantung. Printer laser de-ngan daya cetaknya yang cepat, menjadi tren di kantor-kantor elit karena bisa membuat kerja semakin efisien.
Namun, menurut ahli kesehatan Lidia Morawska dari Universitas Queensland, Australia, printer laser dapat membahayakan jantung. Setiap bekerja, printer laser mengeluarkan partikel-partikel yang berbahaya.
Partikel itu keluar saat tinta mulai tercetak dan hanya sebesar asap rokok dan asap yang keluar dari kendaraan bermotor. Bahaya yang ditimbulkan pun hampir sama dengan asap tersebut.
Partikel-partikel itu dapat masuk lewat saluran pernafa-san dan kemudian menimbulkan iritasi. Iritasi itu akan memicu peredaran darah di jantung yang mengakibatkan gangguan pada organ tubuh penting ini.
Kepada para pengelola perkantoran tim periset menyarankan untuk tidak menaruh printer di meja pekerjanya. Ada baiknya printer ditaruh jauh dari tempat pekerja duduk sehingga tidak menimbulkan efek samping.
Diambil dari: [yahoonewws/htb/www.hidayatullah.com]
Thursday, April 8, 2010
Menguji Otak Kanan dan Kiri
Apakah Anda tahu bahwa otak yang berada di dalam Kepala kita ternyata berlawanan antara otak kiri dan otak kanan. Berlawanana bukan berarti dia Jahat dan Buruk. Akan tetapi berlawanan saat memproses apa yang kita lihat dan menyampaikannya ke organ lain.
Maksud saya cuma ingin mencoba Anda melihat dan mengucapkan warna tidak membacanya, dengan cepat, jika Anda benar menyebutkan warnanya dan tidak belepotan dengan membaca berarti Otak anda sudah searah, tapi kalau beloptan malah anda membacanya ternyata teori otak kanan dan otak kiri berlawanan benar, mau coba silahkan menyebutkan warna pada setiap kata tersebut terus apa yang keluar dari mulut Anda..?
Ingat menyebutkan warna dengan cepat ya…Bukan membacanya…Selamat Mencoba…
Silahkan Coba :
Advertise
Link Partner
Detik News
Advertise
Labels
- Anak (2)
- Internet (9)
- Jogja (5)
- Kesehatan (5)
- Komputer/Laptop (5)
- Pria (1)
- Printer/Scanner (3)
- Sms (1)
- Trik Sulap (3)
- Wanita (2)
- Wisata (2)